Showing posts with label Berita lainnya. Show all posts
Showing posts with label Berita lainnya. Show all posts

Thursday, March 21, 2013

Kisah Wanita yang Menikahi Lima Pria


Satu pria memiliki banyak istri mungkin sudah biasa, tapi jika sebaliknya, akan menjadi berita besar.

Di desa Dehradun, India utara, poliandri bukanlah hal aneh. Adat di sana justru mengharuskan para wanita menikah dengan pria, sekaligus semua saudara kandungnya. Itulah yang terjadi pada wanita 21 tahun bernama Rajo Verma.

Secara resmi, Rajo bersuamikan Guddu. Mereka menikah secara agama Hindu. Setelah itu, Rajo juga menikahi empat saudara laki-laki Guddu yakni Baiju (32), Sant Ram (28) Gopal (26), dan Dinesh (19).

"Kami semua berhubungan seks dengannya [Rajo], tapi tak pernah merasa cemburu, kami keluarga besar yang bahagia," ujar Guddu si suami pertama, seperti dikutip dari DailyMail

Rajo pun tampaknya tak keberatan dengan adat yang berlaku. Dulu ibunya juga melakukan hal yang sama, yaitu menikahi tiga pria yang bersaudara.

"Awalnya mungkin aneh. Tapi aku menyayangi mereka semua," ujar Rajo.

Tradisi Hindu kuno memang mengajarkan praktik poliandri. Salah satu cerita paling populer adalah kisah Drupadi yang menikahi Pandawa bersaudara. Walau kini poliandri telah jarang tapi masih terjadi di beberapa daerah, hal. Para pelaku poliandri percaya, mereka dapat mempertahankan tanah keluarga jika terus melestarikan adat tersebut.

Kembali ke Rajo, kini wanita muda itu telah memiliki satu putra yang bernama Jay. Sayangnya ia sendiri tak tahu siapa ayah kandung dari para putranya. Rajo mengungkap, ia bercinta dengan kelima suaminya secara bergiliran setiap hari di atas lantai hanya dengan beralaskan selimut. 

Lagi-lagi, tampaknya hal tersebut bukan masalah baginya.

"Aku merasa lebih dicintai ketimbang istri-istri lain pada umumnya," ujar Rajo lagi.


Sumber : yahoo


Tuesday, October 9, 2012

Apple Dikabarkan Siapkan 10 Juta iPad Mini


TEMPO.COPalo Alto - Manajemen Apple Inc., perusahaan pembuat tablet populer iPad, dikabarkan meminta pembuatan tablet iPad mini ditingkatkan. Sejumlah sumber di perusahaan penyuplai komponen di Asia mengatakan bahwa mereka mendapat permintaan untuk menyuplai sepuluh juta komponen.
Pembuatan tablet mini pertama dari perusahaan itu ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar pada kuartal keempat ini, yaitu Oktober hingga Desember. Berita ini dilansir Wall Street Journal, yang mendapat informasi dari sejumlah sumber di perusahaan penyuplai komponen.
Penjualan dikabarkan melonjak karena ada liburan sekolah dan menjelang tahun baru. Permintaan Apple ini dikabarkan dua kali lipat dari permintaan Amazon untuk pembuatan Kindle Fire HD pada periode yang sama.Apple memasuki pasar tablet berukuran mini setelah sejak dua tahun lalu dan memproduksi tablet berlayar 9,7 inci. Tablet mini ini diperkirakan berlayar 7 inci.
Samsung, Google, dan Amazon telah memproduksi tablet berukuran mini sejak tahun lalu, yang ditujukan untuk pasar menengah ke bawah serta anak sekolah.
CNET | BUDI RIZA

Saturday, October 6, 2012

KPK

Hartati Akui Alirkan Dana Bantuan Sosial

Sidang lanjutan perkara dugaan suap pengurusan hak guna usaha lahan perkebunan sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dengan terdakwa General Manager Supporting PT Hardaya Inti Plantations Yani Ansori mengungkap pengakuan Siti Hartati Murdaya yang hadir untuk pertama kalinya sebagai saksi anak buahnya itu.


Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (4/10), Hartati mengaku menyetujui memberi Rp 1 miliar untuk bantuan sosial menyelesaikan unjuk rasa di perusahaannya. Ia mengistilahkan, preman-preman yang menduduki pabriknya di Buol merugikannya miliaran rupiah.

Orang-orang yang mengganggu perusahaannya, kata Hartati, adalah orang-orang Amran. Saat Amran menemuinya di Jakarta dan minta Rp 3 miliar untuk kampanye, Hartati memanfaatkannya untuk diplomasi.

Hartati mengaku menolak permintaan dana itu, tetapi bersedia mengeluarkan Rp 1 miliar untuk disampaikan ke orang-orang yang berdemo di pabriknya. "Saya bilang ke Arim (Finance Controller PT HIP) tolong antar uang Rp 1 miliar bawa ke Buol," katanya.

Uang itu merupakan bagian dari corporate social responsibility yang digunakan untuk meredam unjuk rasa di perusahaan. Namun, Arim kemudian memberikan uang itu sebagai bantuan pemilihan kepala daerah kepada Amran.

Hartati mengaku bertemu Amran dua kali di Pekan Raya Jakarta sekitar April dan di Hotel Hyatt sekitar Juni. Pada pertemuan pertama, Hartati tidak merespons permintaan dana. Hartati justru mempertanyakan perlakuan tak selayaknya yang menimpa perusahaannya.

"Dulu (saya) diberi tanah 75.000 hektar, baru ditanami 12.000 hektar, kenapa tanah diberikan ke Artalyta (Artalyta Suryani alias Ayin, mantan terpidana suap kasus bantuan likuiditas Bank Indonesia). Kenapa kami sudah berkontribusi kok dipersulit," kata Hartati menirukan ucapannya kepada Amran.

Pada pertemuan di Hyatt, Amran kembali menyampaikan permintaan Rp 3 miliar. Di persidangan itu, Hartati mengatakan ia sama sekali tak setuju dan menolak permintaan itu. Berbeda dengan keterangan Amran sebelumnya, Hartati setuju.

"Saya tolak, tetapi dengan diplomasi, saya ketus dan banyak basa-basi," kata Hartati.

Ia mengajukan barter dengan pengembalian lahan 75.000 hektar, pembatalan lahan kepada Ayin, dan pembuatan HGU untuk 75.000 hektar itu.

Hartati mengemukakan, permintaan barter tersebut hanyalah siasat basa-basi karena yakin Amran tidak memiliki kewenangan menerbitkan HGU.

Di luar sepengetahuannya, kata Hartati, Direktur PT HIP Totok Listiyo dan Arim melakukan pertemuan dengan Amran dan Amran juga menyampaikan permintaan dana Rp 3 miliar. Uang didapatkan Amran dengan dua kali pengiriman yang disebut Totok sebagai bantuan sembako untuk pilkada agar perusahaannya cepat aman. Terhadap Rp 2 miliar yang disusulkan, Hartati mengaku tak tahu.

Sumber : Kompas, 5 Oktober 2012